Mahasiswi Sistem Informasi Universitas Gajayana Berpartisipasi dalam Kegiatan UNICEF World Children's Day 2020

 



Berbekal latar belakang akademis di bidang Sistem Informasi, Titik Sulistia, mahasiswi angkatan 2018 Prodi Sistem Informasi ini berpartisipasi dalam kegiatan UNICEF World Children's Day 2020. Dimana pada tahun ini mengangkat tema Krisis Iklim dan Lingkungan karena berdampak signifikan bagi anak-anak dan remaja. 

Titik berhasil mengembangkan Seawith, platform investasi digital berbasis ekuitas-crowdfunding, bersama temannya, Muhammad Adil. Didukung dengan pendekatan sosial dan lingkungan, Seawith bertujuan untuk memberdayakan petani rumput laut dan memanfaatkan limbah botol plastik sebagai alternatif dana investasi.

Sebagai generasi muda sekaligus mahasiswi berprestasi di Universitas Gajayana, Titik dapat menginspirasi banyak pembuat perubahan muda, dengarkan saran dan ide-ide tentang bagaimana kita dapat membangun masa depan yang lebih baik.


Pertukaran Mahasiswa MBKM Prodi Sistem Informasi Universitas Gajayana dengan Prodi Sistem Informasi Universitas Stikubank Semarang

 




Semester Ganjil 2021/2022 menandai dimulainya program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yaitu pertukaran mahasiswa sistem informasi Universitas Gajayana dengan Universitas Stikubank. Sedikitnya 9 (sembilan) mahasiswa Prodi SI Universitas Gajayana mengikuti mata kuliah Customer Relationship Management (CRM) dan Web Bisnis di Universitas Stikubank secara daring. Sedangkan 6 (enam) mahasiswa dari Prodi SI Universitas Stikubank mengikuti mata kuliah Manajemen Layanan Teknologi Informasi di Universitas Gajayana secara daring pula.

Kegiatan pertukaran mahasiswa ini sebagai bentuk pelaksanaan kurikulum merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yang merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. 

Dengan adanya program pertukaran mahasiswa Prodi Sistem Informasi Universitas Gajayana Malang dengan Universitas Stikubank Semarang, mahasiswa dan dosen dapat memperluas ilmu pengetahuan, wawasan dan link akademik. Apresiasi dan sambutan positif dari kedua belah pihak tentunya akan membuka peluang kerja sama - kerja sama lainnya yang sangat bermanfaat bagi civitas akademik masing-masing. 

SELAMAT !!! PRODI SISTEM INFORMASI LOLOS HIBAH KERJASAMA KURIKULUM DAN IMPLEMENTASI (KSKI) MBKM 2021

 



UNIGAMALANG.AC.ID - Dalam upaya mendukung implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang telah digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, program studi di jenjang perguruan tinggi diharapkan dapat menerapkan kurikulum kerja sama yang mendukung program MBKM. Untuk itu, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi membuka kesempatan kepada seluruh Perguruan Tinggi untuk mengajukan proposal Program Bantuan Program Studi Menerapkan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM.

Universitas Gajayana Malang melalui program studi Sistem Informasi telah mengajukan proposal Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dengan judul “Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar - Kampus Merdeka Melalui Peningkatan Kompetensi Digital Entrepeneurship Prodi Sistem Informasi”. Kabar baiknya proposal tersebut lolos dan diterima untuk mengikuti program MBKM bersama dengan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta lain, sesuai dengan Surat Kemdikbud-Dikti Nomor : 1575/E2/DM.00.01/2021 tentang Pengumuman Penerima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Sementara itu Ketua Program Studi Sistem Informasi, Rizqiyatul Khoiriyah, S.Kom., M.Kom mengatakan bahwa target yang ingin dicapai dalam pelakasanaan program Kerjasama Kurikulum MBKM 2021 yang diajukan oleh prodi Sistem Informasi yaitu diantaranya, menghasilkan kurikulum MBKM di prodi Sistem Informasi yang sesuai dengan standar kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) dan berdasarkan Outcome Based Education (OBE). Melalui hibah ini pula, nantinya akan dihasilkan pedoman prosedur dan instruksi kerja terkait implementasi kurikulum MBKM yang dapat mendukung mahasiswa, dosen, pembimbing serta stakeholder dan mitra bidang akademis maupun industri lainnya. Kebijakan MBKM memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan kompetensi baru melalui beberapa kegiatan pembelajaran di luar program studinya, dengan harapan kelak pada gilirannya dapat menghasilkan lulusan yang siap untuk memenangkan tantangan kehidupan yang semakin kompleks di abad 21 ini.

APTISI IV Salurkan Sembako bagi Korban Gempa



TIMESINDONESIA, MALANG – Sebanyak 225 paket sembako disalurkan Asosiasi Perguruan Tinggi atau APTISI Komisariat IV yang diperuntukan bagi korban Gempa Malang.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua APTISI Komisariat IV, Profesor Dr Dyah Sawitri SE MM, kepada Sekda Kabupaten Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM di Ruang Rapat Anusapati, Senin (3/5/2021).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala OPD Pemkab Malang, Pejabat Pemkab Malang, Perwakilan Perguruan Tinggi Swasta dan Direksi serta manajemen TIMES Indonesia.



Ketua APTISI Komisariat IV, Profesor Dr Dyah Sawitri SE MM mengatakan, bantuan yang disalurkan tersebut nilainya tidak seberapa. Tapi, harapannya bermanfaat bagi korban Gempa.

"Kami saling berbagai kepada saudara kita yang mengalami musibah bencana alam (Gempa Malang). Dengan kasih sayang ini diharapkan dapat memberikan motivasi positif kepada mereka," ujarnya kepada TIMES Indonesia.

Lebih lanjut dia mengatakan, rasa kasih sayang ini sangat berharga. Terutama dirasakan kepada yang membutuhkan dalam hal ini para korban bencana alam Gempa Malang.

"Sehingga, terjalin rasa saling kuat menguatkan," kata wanita yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Gajayana atau Uniga Malang. Dia menyebutkan, selain sembako, pihaknya juga memberikan bantuan lain di dalam paket itu.



Di antaranya, Hand sanitizer dan masker kepada korban Gempa Malang. "Mengingat masih Pandemi Covid-19, maka kami juga berikan masker dan hand sanitizer tersebut," urainya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada APTISI yang telah memberikan bantuan tersebut.

"Tentunya bantuan ini sangat berharga bagi masyarakat korban Gempa Malang. Ke depan, kami berharap APTISI Komisariat IV kedepan juga dapat bersinergi dengan Pemkab Malang terkait peningkatan mutu pendidikan," tuturnya. (*)

Peringati Nuzulul Quran, Uniga Malang Gelar Baksos dan Doa Bersama



TIMESINDONESIA, MALANG – Universitas Gajayana Malang (Uniga Malang) melakukan kegiatan bakti sosial dan doa bersama dalam rangka peringatan Nuzulul Quran, Rabu (28/4/2021).

Setiap bulan suci Ramadan, peringatan malam Nuzulul Qur'an menjadi salah satu momentum berharga yang ditunggu-tunggu umat muslim dunia. 

Rektor Uniga Malang Prof Dr Dyah Sawitri, SE, MM menyampaikan kegiatan ini diikuti keluarga besar Uniga Malang dan masyarakat di sekitar kampus. 

"Kita melakukan peringatan Nuzulul Qur'an karena sesungguhnya sudah dijelaskan Allah di Al-Qur'an. Malam Nuzulul Qur'an juga dijanjikan Allah untuk umat diampuni dosa-dosanya, dan kita diberi kesempatan malam yang penuh berkah," katanya. 

Dyah juga menjelaskan di malam itu, Allah SWT menurunkan para malaikat untuk mencatat perbuatan umat manusia. Sehingga semua umat Islam harus berlomba-lomba dengan membaca Al Qur'an dan melakukan amal baik lainnya.

"Ayo kita selalu cinta Al Qur'an dan semua kebesaran Allah," pungkas Rektor Uniga Malang dalam peringatan malam Nuzulul Quran. (*)


Sumber: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/344387/peringati-nuzulul-quran-uniga-malang-gelar-baksos-dan-doa-bersama

Universitas Gajayana Malang Siap Wujudkan Lulusan Terdepan dan Berkarakter



TIMESINDONESIA, MALANG – Universitas Gajayana Malang (UNIGA) hari ini, 20 Mei 2021 genap berusia 41 tahun. Mengusung tagline Terdepan dan Berkarakter, Universitas Gajayana di Dies Natalis ke-41, telah mendesain kurikulum berbasis kompetensi yang adaptif untuk menjadikan seluruh lulusan mempunyai kualitas yang memenuhi standar dunia kerja.

Rektor Uniga Malang periode 2020 - 2024 Prof Dr Dyah Sawitri, SE MM mengatakan, diusia yang 41 tahun pada Mei 202i ini, Uniga menghadapi tantangan yang berat, khususnya menyiapkan dan menjaga kualitas pembelajaran di tengah pandemi Covid-19. Untuk mewujudkan lulusan berkualitas, Uniga menguatkan kerja sama dengan industri dan perguruan tinggi nasional dan luar negeri seperti Malaysia. Selain itu, Uniga juga membentuk tim Penjaminan Mutu dan Audit Akademik Internal.

"Dalam proses belajar mengajar, kami telah melakukan kerja sama dengan beberapa industri ataupun perguruan tinggi di Indonesia dan beberapa perguruan tinggi luar negeri dalam upaya meningkatkan SDM dosen-dosen dan mahasiswa agar mereka mampu bersaing secara global," jelas Dyah Sawitri saat berbincang dalam acara podcast dengan TIMES Indonesia, 17 Mei 2021 lalu.

Dyah mengatakan, salah satu upaya meningkatkan mutu lulusan adalah mewajibkan mahasiswa Uniga mempunyai kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni. Untuk itu, mahasiswa wajib mengikuti English Active Programme, yakni program belajar Bahasa Inggris secara aktif dengan pembelajaran secara interaktif. 

"Bahasa Inggris sangat dibutuhkan, dan menjadi kemampuan dasar, baik di organisasi maupun pekerjaan. Nanti akan kami kembangkan lagi selain bahasa Inggris, seperti Jepang, Mandarin atau Korea dan kebetulan Uniga punya banyak program kerja sama dengan negara Korea," ucapnya.

Nantinya, mahasiswa yang telah menempuh English Active Programme, ini akan mendapatkan sertifikat kompetensi digunakan untuk Surat Keterangan Pendamping Ijazah. 

Untuk mendukung program pembelajaran bahasa Inggris dan kegiatan dibidang kompetensi Uniga telah membentuk tim  Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). 

"Program ini, dibentuk untuk memberikan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa atau lulusan Uniga sesuai dengan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia)," ucapnya dalam bincang Podcast bersama TIMES Indonesia.

Selain bahasa, Dyah yang merupakan guru besar dibidang ekonomi dan punya kepedulian memajukan UMKM menambahkan, mahasiswa Uniga juga didorong menciptakan inovasi dibidang kewirausahaan. Harapannya, lulusan Uniga mampu menghasilkan bussines plan yang bisa dikembangkan dan menciptakan lapangan pekerjaan.

"Kami juga menciptakan mahasiswa kompeten dalam bidang usaha. Kami tidak mengajari Anda lulus menjadi pegawai tapi harus menjadi pemiliknya," ucapnya.

Universitas Gajayana Malang (UNIGA) yang lokasinya di tengah Kota Malang tepatnya di Jalan Mertojoyo Blok. L, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang memiliki 13 pilihan program studi, yaitu Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan dan Perbankan, Bahasa Inggris, Psikologi, Ilmu Komunikasi, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik/ Rekayasa Industri, Fisika, Magister Manajemen dan Magister Akuntansi. 


Sumber:

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/348024/dies-natalis-ke-41-universitas-gajayana-malang-siap-wujudkan-lulusan-terdepan-dan-berkarakter